Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di KTT G20 Afrika Selatan (Foto: Biro Pers Wakil Presiden RI)

Dunia

Gibran Pamer QRIS hingga MBG di KTT G20 Afrika Selatan

MINGGU, 23 NOVEMBER 2025 | 11:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyoroti inovasi digital dan ketahanan pangan Indonesia saat berbicara di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu, 22 November 2025.

Dalam forum internasional itu, Gibran memamerkan sistem pembayaran digital nasional QRIS sebagai contoh keberhasilan inklusi keuangan di Indonesia.

"Sistem pembayaran digital QRIS nasional kami menunjukkan bagaimana solusi digital yang sederhana dan berbiaya rendah dapat mendorong partisipasi dalam perekonomian dan meminimalkan ketimpangan," ujarnya, seperti dikutip Minggu, 23 November 2025. 


Gibran turut mengangkat isu ketahanan pangan dan mempromosikan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan bahwa MBG bukan hanya kebijakan sosial, tetapi juga investasi jangka panjang. 

"Presiden Indonesia berfokus pada ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis bagi 80 juta pelajar dan ibu hamil sebagai investasi strategis," ujar Gibran dalam forum tersebut.

Ia menjelaskan bahwa program MBG memiliki efek berganda bagi ekonomi nasional karena mendorong penggunaan produk lokal. 

“Hal ini memberdayakan petani dan peternak, sekaligus memperluas kegiatan ekonomi di berbagai bidang,” tambahnya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menunjuk Wapres Gibran untuk menggantikannya menghadiri KTT G20 di Afrika Selatan. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa ketidakhadiran Presiden di forum pemimpin dunia tersebut disebabkan adanya sejumlah agenda penting yang harus dijalankan Prabowo di dalam negeri.

Sebagai bentuk penghormatan diplomatik, pemerintah juga telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pemerintah Afrika Selatan.

“Pemerintah sudah mengirim Wamenko Polkam sebagai utusan khusus Presiden untuk bertemu langsung Presiden Afrika Selatan Ramaphosa, untuk menyerahkan surat permohonan tidak hadir,” kata Teddy.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya