Berita

Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, Maam Taplo ditangkap di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom pada Sabtu, 22 November 2025. (Foto: Humas Satgas Damai Cartenz)

Presisi

KKB Buron Usai Bunuh Nakes Akhirnya Ditangkap

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 18:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, Maam Taplo ditangkap di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, Papua, pada Sabtu, 22 November 2025.

Maam sendiri merupakan buronan atau masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait aksi brutalnya terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kiwirok pada 13 September 2021.

“Penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban," kata Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis.


Kepada penyidik, Maam mengaku meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025 dengan alasan berobat untuk perutnya ke RS Vanimo, Papua Nugini.

Usai diamankan, Maam Taplo segera dibawa ke Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Maam Taplo menganiaya dan membunuh Gabriella Meilani dengan luka bacok di kepala, leher, serta luka tusuk di perut di Kiwirok pada 13 September 2021.

Selain itu, Maam juga melukai 10 orang lainnya yakni, Dr. Restu Pamangi (patah tulang lengan kanan), Siti Khotijah, Martinus Deni Satya, Lukas Luji (luka memar), Emanuel Abi (luka panah di ketiak), Patra (luka memar), Katrianti Tandiala (luka tusuk), Christina Sampe Tonapa (luka tusuk), Marcelinus Ola Atanila (luka memar) dan Gerald Sokoy.

Selain itu, Maam melakukan pembakaran fasilitas umum di Kiwirok mulai dari Bank Papua, Puskesmas, Pasar, Perumahan Puskesmas dan Kantor Distrik.

Termasuk penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok, penembakan terhadap Pos Brimob Resimen III dan personel Satgas Kodim Yonif 431/SSP Pos Okbibab serta Kontak tembak dengan personel Yonif PR 431/SSP di Pos Kiwirok yang menyebabkan Prada Beryl Kholif A.R meninggal dunia.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya