Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Emas Dunia Rebound di Akhir Pekan

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange berhasil mempertahankan stabilitasnya pada perdagangan Jumat 21 November 2025 Waktu setempat, setelah sempat anjlok lebih dari 1 persen di awal sesi. 

Pembalikan arah ini dipicu oleh meningkatnya harapan di kalangan investor bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera memangkas suku bunga pada Desember.

Harapan ini menguat setelah Presiden Fed New York, John Williams, memberikan sinyal dovish yang tak terduga. Ia menyatakan bank sentral AS masih dapat memangkas suku bunga dalam waktu dekat tanpa mengganggu target inflasi. Pernyataan ini sontak memicu optimisme bull emas. 


Pelaku pasar kini memproyeksikan peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan The Fed berikutnya mencapai 74 persen, sebuah lonjakan signifikan dari hanya 40 persen pada pagi hari.

Logam mulia, yang dikenal berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah karena tidak menawarkan imbal hasil, langsung merespons positif. Harga emas spot stabil di 4.086,57 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Jumat 21 November 2025. Sementara kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 0,5 persen menjadi 4.079,5 Dolar AS per ons.

Secara mingguan, emas mencatat kenaikan tipis sekitar 0,1 persen, menunjukkan ketahanan di tengah volatilitas.

Harga logam mulia lainnya beragam. Perak spot turun 0,4 persen menjadi 50,39 Dolar AS per ons. Platinum naik 0,1 persen menjadi 1.512,67 Dolar AS. Paladium menguat 0,2 persen ke 1.380 Dolar AS.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya