Berita

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I tahun 2025 Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat, Jumat, 21 November 2025. (Foto: Dokumentasi Pemuda Katolik)

Nusantara

Raja Juli Ajak Pemuda Katolik Kawal Advokasi Hutan Adat

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 06:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta para kader Pemuda Katolik untuk turut menjaga hutan Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I tahun 2025 Pengurus Pusat Pemuda Katolik dengan mengusung tema “Partisipasi dan Kolaborasi Pemuda Katolik dalam Mendorong Akselerasi Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah" yang digelar di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat, Jumat, 21 November 2025.

“Untuk hutan adat, rekan-rekan Pemuda Katolik dapat berperan dalam mendorong terbitnya Perda-perda tersebut,” kata Raja Juli dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 22 November 2025.
 

 
Ia pun mengapresiasi forum ini sebagai ajang konsolidasi organisasi yang penting bagi arah gerakan Pemuda Katolik ke depan.

“Saya berharap Pemuda Katolik terus mengerjakan program-program yang setia terhadap Gereja dan negara,” ungkap Raja Juli.
 
Sekjen PSI ini juga menyinggung inisiatif penting yang mengemuka dari pertemuan COP30 di Brasil yang ia ikuti beberapa Waktu lalu. Salah satunya Tropical Forests Forever Facility (TFFF), sebuah skema pendanaan yang dirancang untuk mendukung negara dan komunitas pemilik hutan tropis. 

Dari sini, Raja Juli menjelaskan bahwa masih terdapat kesenjangan besar dalam akses pendanaan bagi pengelolaan hutan. Melalui TFFF, diharapkan muncul mekanisme penggalangan dana yang lebih inklusif dan berkelanjutan. 

“Pemuda Katolik tentu bisa mengambil bagian dalam inisiatif ini,” imbuhnya.

Rapimnas berlangsung mulai tanggal 21 hingga 23 November 2025 dengan kehadiran pengurus dari 37 Komda seluruh Indonesia dan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Adrianus Sunarko. 

Dalam homilinya, Mgr. Adrianus menyampaikan pesan kuat mengenai peran awam dalam kehidupan berbangsa. 

“Bahwa kepahlawanan masa kini diwujudkan melalui keterlibatan aktif, keberanian menyuarakan kebenaran, serta kerja nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur dia.

Mgr. Adrianus kemudian mengutip gagasan Kardinal Ignatius Suharyo tentang Gereja Indonesia sebagai “Gereja Gaudium et Spes” yang berarti hidup dari kegembiraan, harapan, duka, dan kecemasan manusia zaman ini, dan bertumbuh melalui kesadaran kerasulan kaum awam.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma menyambut baik arahan yang disampaikan Menteri Kehutanan.

“Kita akan melakukan monitoring dan evaluasi program, rekonsiliasi komitmen, dan mendorong konsolidasi partisipasi teman-teman di daerah,” ujar Gusma.

Ia menambahkan, kehadiran Pastor Moderator dari 37 Komisariat Daerah juga menjadi kekuatan penting untuk memperkuat komitmen bersama. 

Forum Rapimnas, kata Gusma, diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi acuan tiap Komda dalam menyusun arah program ke depan.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya