Berita

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Bisnis

Dana Rp244 Triliun Mengendap di Bank, Kemenkeu Desak Pemda Percepat Belanja

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 14:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Keuangan kembali mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat realisasi belanja anggaran, menyusul masih tingginya dana daerah yang mengendap di perbankan hingga menjelang akhir tahun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan percepatan belanja sangat penting agar manfaat dapat segera dirasakan masyarakat. Ia menyebut total Transfer ke Daerah (TKD) yang sudah dikirim pemerintah pusat mencapai Rp713,4 triliun.

“Transfer ke Daerah telah kita transfer sebesar Rp713,4 triliun. Rp713,4 triliun rupiah ini sekarang berarti ada di APBD,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis 20 November 2025.


Dari alokasi tersebut, belanja pegawai tercatat Rp343,4 triliun hingga Oktober 2025, relatif stabil dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp345 triliun. Namun, sejumlah komponen lain justru melorot.

Belanja barang dan jasa turun menjadi Rp226,7 triliun dari Rp253,5 triliun pada Oktober 2024. Belanja modal anjlok ke Rp74,2 triliun dari Rp108,6 triliun. Sementara belanja lainnya terpangkas dari Rp227,5 triliun menjadi Rp164,2 triliun.

“Kita juga menginginkan APBD itu belanja lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Supaya efek belanja di masyarakat, efek mendorong perekonomian, pertumbuhan, itu bisa terjadi. Ini kita ingin menyampaikan kepada seluruh pemerintah daerah untuk belanja lebih cepat di bulan November dan Desember ini,” tegas Suahasil.

Ia mencatat belanja APBD tahun ini masih Rp126,1 triliun lebih rendah dibandingkan capaian periode sama tahun lalu.

Suahasil juga menyoroti tingginya dana simpanan pemda di perbankan akibat lambatnya penyerapan anggaran. Sejak Januari 2025, saldo simpanan daerah terus meningkat.

“Dana simpanan pemda di perbankan masih tinggi. Ini karena belum belanja. Maka itu kalau dilihat dari bulan Januari 2025, Rp143 triliun, ini dana simpanan ini meningkat terus menjadi, per September catatan kita adalah Rp244 triliun,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya