Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 21 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden)

Politik

Penugasan Gibran ke KTT G20 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Wapres

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden RI Prabowo Subianto resmi menugaskan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk mewakili Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan. 

Rombongan Wapres Gibran berangkat dari Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat pagi, 21 November 2025. 

Setelah menempuh penerbangan hampir 11 jam, Gibran dijadwalkan tiba di Bandara Internasional O.R. Tambo, Johannesburg, untuk mengikuti rangkaian agenda KTT G20.


Di forum para pemimpin dunia itu, Gibran akan menyampaikan pidato mewakili Presiden Prabowo dan menegaskan posisi Indonesia terhadap isu-isu global, mulai dari ekonomi, stabilitas geopolitik, hingga transisi energi. 

Selain sesi pleno, ia juga direncanakan menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat guna memperkuat kemitraan strategis Indonesia.

Penugasan Wapres ini pun disorot analis komunikasi politik Hendri Satrio. Hensat, sapaan akrabnya, menilai keputusan Prabowo bisa dibaca sebagai upaya memberi panggung internasional bagi Wapres muda tersebut.

"Prabowo mungkin ingin memberikan kesempatan pada Gibran membuktikan kualitasnya sebagai Wapres," ujar Hensat seperti dikutip redaksi lewat akun X miliknya, Jumat, 21 November 2025.

Meski demikian, Founder Lembaga Survei Kedai Kopi itu mengajukan pertanyaan reflektif mengenai urgensi dari pengujian kualitas tersebut.

"Pertanyaannya, bila benar, mengapa harus ada pembuktian kualitas?" sambungnya bertanya-tanya.

Penugasan ini disebut-sebut merupakan langkah politik yang tidak sederhana. Namun, sebagaimana disampaikan Hensat, langkah ini sekaligus membuka ruang interpretasi baru mengenai dinamika kepemimpinan nasional dan strategi politik pemerintahan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya