Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Cetak Talenta Unggul: Kolaborasi Pendidikan-Industri Jadi Kunci Sukses Karier Muda

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 12:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah laju perubahan industri yang super cepat, lulusan yang hanya mengandalkan ijazah saja sudah tidak cukup. Kesiapan kerja dan adaptabilitas kini menjadi modal utama. Menyadari hal ini, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) mengambil langkah progresif dengan memperluas kolaborasi strategisnya bersama berbagai institusi pendidikan dan vokasi.

Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah sinergi nyata untuk menjembatani kesenjangan antara teori di kampus dan kebutuhan praktis di dunia kerja. PKSS, sebagai perusahaan solusi sumber daya manusia, berkomitmen penuh untuk memperkuat ekosistem penyiapan SDM yang kompeten.

Melalui kemitraan ini, PKSS menawarkan paket lengkap untuk talenta muda, mulai dari mahasiswa hingga lulusan baru, termasuk; peluang magang dan rekrutmen langsung, akses Job Portal dan Job Posting Eksklusif, serta pelatihan karier dan Campus Engagement.


Sepanjang 2025, PKSS resmi menjalin kemitraan dengan institusi ternama seperti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), UPN Veteran Yogyakarta, hingga lembaga pelatihan vokasi unggulan Jogja Flight Indonesia. Kesepakatan ini membuka pintu bagi jangkauan layanan PKSS yang lebih luas, sekaligus menawarkan peluang karier yang jauh lebih baik bagi lulusan muda.

Moh. Harsono, Business Director PKSS, dengan tegas menyatakan bahwa kolaborasi pendidikan–industri adalah kunci vital dalam penyediaan SDM yang benar-benar siap tempur.

“Kami sangat percaya bahwa dunia pendidikan dan dunia industri tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kerja sama ini secara fundamental akan membuka ruang yang lebih luas bagi para lulusan untuk mendapatkan pengalaman nyata dan kesempatan karier yang lebih menjanjikan,” ujarnya, dalam keterangan yan diterima redaksi di Jakarta, Jumat 21 November 2025.

PKSS meyakini kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, antara lain memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta, memenuhi kebutuhan industri terhadap tenaga kompeten, serta mendukung dunia usaha memiliki SDM berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar. 

“Kerja sama PKSS dengan perguruan tinggi dan Lembaga vokasi merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam membangun generasi muda yang inovatif, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, di tengah dinamika industri yang terus berkembang,” tambahnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya