Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KITA pada Kamis, 20 November 2025. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Breaking News! APBN Defisit Rp479,7 Triliun pada Akhir Oktober 2025

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 15:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali mengalami defisit sebesar Rp479,7 triliun atau setara 2,02 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir Oktober 2025 

Angka ini naik Rp108,2 triliun dari posisi defisit akhir September 2025 sebesar Rp371,5 triliun.

"Defisit APBN per 30 Oktober 2025 tercatat Rp479,7 triliun atau sebesar 2,02 dari PDB, ini berada dalam batas aman dan terkendali," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa pada Kamis, 20 November 2025.


Menkeu Purbaya merinci pendapatan negara Rp2.113,3 triliun atau setara 73,7 persen dari target penerimaan tahun ini. 

"Kinerja ini didorong penerimaan pajak Rp1.708,3 triliun hampir 71,6 persen dari outlook dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp402,4 triliun atau 84,3 persen dari outlook," jelas Purbaya.

Sementara itu, belanja negara telah mencapai Rp2.593,0 triliun atau mencapai 73,5 persen dari target. Angka ini melonjak dari realisasi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2.556,7 persen.

"Belanja ini dimanfaatkan secara optimal untuk program prioritas yang meliputi belanja pemerintah pusat Rp1.879,6 triliun dan transfer ke daerah Rp713,4 triliun. Belanja ini diprioritaskan untuk menjaga daya beli, mendukung infrastruktur, dan mengawal reformasi struktural,"tegas Purbaya.

Selanjutnya, keseimbangan primer APBN Oktober 2025 tercatat mengalami defisit Rp45,0 triliun.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya