Berita

Presiden AS Donald Trump dan Wali Kota Terpilih New York Zohran Mamdani (Foto: NBC)

Dunia

Trump Berencana Ketemu Zohran Mamdani Jumat Ini

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 11:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan bertemu Wali Kota New York terpilih, Zohran Mamdani, pada Jumat, 21 November 2025 mendatang di Gedung Putih. 

Mengutip Reuters, Kamis, 20 November 2025, pertemuan itu disebut sebagai momen yang sangat dinantikan, mengingat keduanya selama berbulan-bulan saling melontarkan kritik dari kejauhan.

Trump menyampaikan rencana pertemuan tersebut melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa pertemuan akan berlangsung di Ruang Oval dan menyebut Mamdani sendiri yang meminta bertemu.


“Rincian lebih lanjut akan menyusul!” tulis Trump, sambil menuliskan nama lengkap Mamdani, termasuk menaruh tanda kutip pada nama tengahnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Trump berulang kali menyerang Mamdani, bahkan menuduhnya sebagai komunis dan memprediksi keruntuhan New York jika sosok berhaluan demokrat sosialis itu terpilih. 

Trump juga pernah mengancam akan mencabut dana federal dan mendeportasi Mamdani, meski Mamdani telah menjadi warga negara AS sejak 2018.

Namun setelah Partai Republik mengalami kekalahan di sejumlah negara bagian pada pemilu November, Trump terlihat mulai melunak. 

Ia mulai menyoroti isu keterjangkauan biaya hidup, tema utama kampanye Mamdani. Dalam sebuah unggahan, ia menyebut Partai Republik kini adalah “Party of Affordability!”

Mamdani, yang akan resmi menjabat pada Januari, menyatakan harapannya untuk bertemu Trump. Ia mengonfirmasi bahwa timnya telah menghubungi Gedung Putih untuk menjajaki kemungkinan pertemuan. 

“Kami ingin bekerja sama jika itu menguntungkan warga New York,” kata Mamdani sebelumnya.

Dalam pidato kemenangannya, politikus berusia 34 tahun itu menegaskan keinginannya agar New York menjadi contoh nasional dalam menghadapi kebijakan-kebijakan Trump. 

Ia juga sempat menyebut upaya “Trump-proofing” kota tersebut, namun tetap siap berdialog dengan siapa pun demi kepentingan publik.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya