Berita

Indibiz Telkom. (Foto: Dok. Telkom)

Bisnis

Telkom Ajak UKM jadi Pahlawan Digital Lewat Indibiz

RABU, 19 NOVEMBER 2025 | 15:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Telkom baru saja meluncurkan program Pahlawan Digital Masa Kini melalui ekosistem solusi digital Indibiz. Program ini mengajak para pelaku usaha untuk memajukan bisnis demi mendorong perekonomian nasional hingga pelosok desa.

“Kami percaya, pelaku usaha yang beradaptasi dengan teknologi adalah pahlawan masa kini. Mereka bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat kemandirian digital bangsa,” kata OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom Indonesia, Reni Yustiani, Rabu, 19 November 2025. 

Program Pahlawan Digital Masa Kini dari Indibiz bisa dimanfaatkan pelaku UKM lintas industri untuk memiliki akses jaringan internet bisnis berkecepatan tinggi dengan harga mulai dari Rp300 ribuan kecepatan hingga 300 Mbps.


Program berlangganan dengan harga eksklusif tersebut berlaku mulai 1 November hingga 31 Desember 2025.

Selain akses internet berkecepatan tinggi, pelaku bisnis juga dapat memanfaatkan layanan solusi digital dari Indibiz untuk keamanan lokasi usaha, seperti smart CCTV, kasir digital untuk transaksi bisnis, digital tools untuk monitoring jaringan internet, hingga digital tools untuk berkomunikasi dua arah yang berdampak dengan end user.

"Kombinasi antara konektivitas cepat, andal, dan stabil dari Indibiz dengan tools digital yang dihadirkan merupakan paket lengkap untuk membantu pelaku usaha semakin maju dan berkembang dengan bantuan ekosistem digital yang Telkom hadirkan melalui Indibiz," jelas Reni.

Jangkauan luas Telkom disediakan Indibiz melalui digital touch point yang dapat diakses oleh pelaku usaha melalui berbagai kanal, seperti website Indibiz.co.id dan juga media sosial @indibiz.id.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya