Berita

Kejaksaan Agung. (Foto: Istimewa)

Politik

Setelah Polri, Perlu Dibentuk Tim Reformasi Kejaksaan

RABU, 19 NOVEMBER 2025 | 15:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Reformasi hukum tidak boleh berhenti dengan membentuk Tim Reformasi Polri.

Begitu dikatakan Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Julius Ibrani.

Kata dia, Polri hanya satu instrumen hukum di Indonesia. Jika reformasi ingin menyeluruh, maka tim serupa perlu dibentuk untuk Kejaksaan dan Pemasyarakatan hingga Mahkamah Agung.


"Presiden perlu juga membentuk tim reformasi Kejaksaan dan reformasi Lembaga Pemasyarakatan serta MA untuk membentuk tim reformasi Peradilan," kata Julius kepada wartawan, Ravu 19 November 2025. 

Bagi Julius, tidak mungkin memperbaiki penegakan hukum hanya dengan mendorong reformasi Polri, karena institusi-institusi tersebut merupakan kesatuan dalam criminal justice system. 

"Karena itu, reformasi kejaksaan, reformasi pengadilan dan reformasi lapas juga sama pentingnya," katanya.

Terlebih, kata Julius lagi, sudah banyak aduan masyarakat terkait performa penegakan hukum di Indonesia.

"Umumnya keluhan masyarakat tersebut adalah terkait dengan integritas, minimnya keterbukaan informasi, serta transparansi dan akuntabilitas," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya