Berita

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Dokter Tifa:

Bongkar Ijazah Jokowi Bukan untuk Kepentingan Politik

RABU, 19 NOVEMBER 2025 | 05:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengatakan, ikhtiar yang selama ini dilakukannya, antara lain membongkar kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo alias Jokowi, berangkat dari satu komitmen untuk menghadirkan kebaikan bagi bangsa. 

"Bila negara, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, menggerakkan langkah-langkah menuju pembenahan dan perbaikan, maka saya akan berdiri bersama arus kebaikan itu," kata Dokter Tifa melalui akun X pribadinya, dikutip Rabu 19 November 2025.

Dokter Tifa melanjutkan bahwa motivasinya sejak awal bukan kekuasaan, bukan kepentingan politik, dan bukan kepentingan kelompok mana pun. 


"Motivasi saya murni pengabdian. Ilmu adalah amanah, dan menggunakan ilmu untuk memperkuat bangsa adalah bagian dari ibadah," kata Dokter Tifa.

Selama negara menempuh jalan pembenahan, ia mengaku akan ikut serta sebagai akademisi yang kritis, jujur, dan tetap berani menyampaikan yang benar.

"Selebihnya, saya berserah diri sepenuhnya kepada Allah. La hawla wa laa quwwata illa billah. Hasbunallah wa ni‘mal wakil, ni‘mal maula wa ni‘man nashir," pungkas Dokter Tifa.

Diketahui, Dokter Tifa telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo oleh penyidik Polda Metro Jaya bersama tujuh aktivis lainnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya