Berita

Ilustrasi. (Foto: PRFM)

Presisi

Kecelakaan Beruntun di Cipali Renggut Lima Nyawa

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 16:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Lima orang meninggal dunia akibat kecelakaan maut beruntun yang terjadi melibatkan dua bus dan satu mobil (mini bus) di ruas jalan Tol Cipali Km 72.500 jalur B, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Selasa dini hari, 18 November 2025.

Kronologi kecelakaan terjadi saat bus Agramas bernopol B 7654 KGA yang melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta sekira pukul 02.15 WIB menabrak bagian belakang kendaraan minibus Daihatsu Gran Max nopol B 2508 TFT.

"Akibatnya, mobil Gran Max pun terdorong hingga menabrak bus PO Sinar Jaya nopol B 7895 TGA di depannya. Bus tersebut sedianya tengah berhenti di lajur cepat untuk menunggu antrean kendaraan," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.


Dorongan dari bus Agramas yang menabrak dari bagian belakang membuat mobil Gran Max dan bus PO Sinar Jaya terdorong hingga melewati batas jalan lalu terperosok ke bawah parit.

“Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut, ada orang yang meninggal dunia dan yang mengalami luka, korban dibawa ke RS Abdul Rajak dan RS Siloam Purwakarta,” ungkapnya.

Sejauh ini, diduga kuat penyebab kecelakaan karena sopir bus Agramas yang kurang konsentrasi saat berkendara.

“Faktor kelelahan dengan jarak tempuh waktu yang lama menjadi penyebab utama hilang konsentrasi,” pungkas Hendra.

Para korban pun dirujuk di imah sakit yang berbeda, korban penumpang Bus Agramas dirujuk ke RS Siloam yakni, TW (51), ARZ (25), AP (47), SU (43), MU (39) dan AS (53).

Sementara ada beberapa yang dirawat di RS. Abdul Radjak yakni AS (38), AAP(40), NP (39), AF (47), LS (34), RSK (26), AA (29), IS (34), SE (55), HB (30), KRA (8), KAA (11), ESP (40), TI (37), ME (54), AN (27), IM (38), GA (3), AS (25), TW (26), PAR (30), dan SA.

Untuk korban meninggal dunia yakni, AW (50), WP (39), OTR (39), GF (34) dan Y (46).


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya