Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani . (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Puan: Kekerasan di Sekolah Tak Boleh Terulang Lagi

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ketua DPR RI Puan Maharani menilai kasus perundungan atau bullying di sekolah sudah masuk tahap darurat.

Hal ini diungkapnya menyikapi peristiwa ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara saat khutbah Salat Jumat. Terduga pelaku meledakkan bom rakitan karena kerap menjadi korban perundungan (bullying).
Kasus lainnya perundungan yang dialami MH, siswa kelas VII SMPN 19 Tangerang Selatan (Tangsel) berujung meninggal dunia.

Puan menegaskan DPR sangat menaruh perhatian agar kekerasan di lingkungan pendidikan tidak terulang.

Puan menegaskan DPR sangat menaruh perhatian agar kekerasan di lingkungan pendidikan tidak terulang.

“Apakah itu di SD, SMP, SMA, bahkan di universitas, ini merupakan satu hal yang tidak boleh terjadi dan kalau dikatakan ini darurat, saya bersama dengan pimpinan mungkin juga sudah mulai mengatakan ini sudah darurat karena sudah terjadi kembali dan terulang lagi,” ujar Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 18 November 2025.

Menurutnya, DPR akan meminta komisi terkait memanggil kementerian yang membidangi pendidikan untuk mengevaluasi pencegahan bullying.

Ia juga menilai perlu melibatkan psikolog, psikiater, dan profesional lain. Puan menegaskan perlindungan anak dan pelajar adalah hal mendesak.

“Pemuda-pemudi, pelajar dan anak-anak Indonesia adalah generasi masa depan kita,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa segala bentuk kekerasan baik melibatkan fisik, mental, maupun psikis, tidak boleh ada di sekolah.

“Kami akan meminta komisi terkait untuk memanggil kementerian atau pihak-pihak terkait untuk mengevaluasi hal tersebut dan kami sangat prihatin kejadian ini terulang kembali,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya