Berita

Prototipe mobil Listrik produksi PT Pindad, Morino EV/Dok Pindad

Politik

Ekosistem Industri Siap Wujudkan Mobil Nasional Prabowo

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proyek mobil nasional (mobnas) yang digagas Presiden Prabowo Subianto diyakini akan segera terwujud. 

Optimisme ini disampaikan Anggota Komisi VIII DPR, Kaisar Abu Hanifah, karena ekosistem industri otomotif Indonesia dinilai sudah cukup matang untuk mendukung lahirnya mobil nasional.

“Saya yakin dan optimis Indonesia akan memiliki mobnas. Keinginan ini merupakan bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo untuk memastikan Indonesia memiliki kekuatan dan daya saing di dunia otomotif, sehingga semakin diperhitungkan di level internasional. Ini adalah wujud political will yang kuat dari Presiden Prabowo,” ujar Kaisar di Jakarta, Selasa, 18 November 2025.


Menurutnya, komitmen politik pemerintahan Presiden Prabowo menjadi modal besar dalam pengembangan mobnas. Amanah pengembangan ini diyakini akan didukung dengan kebijakan dan regulasi yang mempercepat proses produksi. 
Regulasi yang jelas, kata Kaisar, merupakan prasyarat utama agar proyek ini berjalan sesuai target. 

“Pengembangan mobnas membutuhkan payung politik yang kuat, dan ini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan. Keputusan Presiden Prabowo untuk mulai produksi mobnas pada 2027 saya yakini akan terlaksana,” tambahnya.

Kaisar menegaskan bahwa kesiapan ekosistem industri otomotif juga menjadi alasan kuat mengapa proyek ini tidak lagi sekadar cita-cita. 
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan roda empat di dalam negeri sepanjang 2024 mencapai lebih dari 960 ribu unit, sementara ekspor mencapai sekitar 520 ribu unit. Capaian tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu basis produksi otomotif terbesar di kawasan.

“Dengan kesiapan industri, rantai pasok, tenaga kerja terampil, serta kekuatan manufaktur yang sudah terbentuk, Indonesia sebenarnya sudah berada pada tahap yang sangat memungkinkan untuk melahirkan mobnas,” ujarnya.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap penunjukan PT Pindad sebagai pengembang mobnas mampu mempercepat realisasi program ini.

PT Pindad selama ini dikenal sebagai produsen berbagai kendaraan khusus pertahanan seperti ranpur Anoa 6x6, ranpur Badak 6x6, rantis Komodo 4x4, hingga Medium Tank Harimau. Perusahaan ini juga telah memproduksi kendaraan operasional MV3 Maung yang digunakan TNI dan Polri. 

“Dengan pengalaman teknis dan kemampuan manufaktur PT Pindad, saya yakin mobnas bisa diwujudkan. Namun tentu diperlukan dukungan banyak pihak agar proses pengembangan berjalan tanpa hambatan,” tegasnya.




Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya