Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Tangkapan layar YouTube MirrorNow)

Global

Trump Minta NBC Pecat Seth Meyers karena Menyebutnya Presiden Paling Tidak Populer

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 11:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Donald Trump kembali berselisih dengan pembawa acara TV. Kali ini ia menuntut NBC untuk memecat komedian Seth Meyers, setelah pembawa acara Late Night itu menyebutnya sebagai “presiden paling tidak populer sepanjang masa”.

Komentar tersebut disampaikan Meyers dalam episode 14 November ketika membahas menurunnya dukungan Partai Republik terhadap Trump.

“Trump kehilangan dukungan di Partai Republik, jumlahnya cukup besar untuk membuat perbedaan,” kata Meyers, dikutip dari 9News, Selasa 18 November 2025.


Meyers juga menyindir perubahan sikap Trump soal visa kerja H1B. Ia menilai Trump kini mendukung pekerja asing terampil, padahal sebelumnya pernah mengatakan warga Amerika yang menganggur “tidak bisa dipercaya” bekerja di pabrik. Meyers menambahkan, tanpa warisan besar dari ayahnya, Trump “mungkin akan ikut antre mengambil tunjangan pengangguran”.

Survei AP-NORC terbaru menunjukkan dukungan terhadap Trump di Partai Republik turun 13 poin sejak Maret 2025.

Merasa diremehkan, Trump membalas melalui Truth Social. Ia menuduh Meyers menderita “Trump Derangement Syndrome yang tidak bisa disembuhkan” dan menyebutnya “tidak berbakat”. Trump juga menekan NBC untuk segera memecat Meyers.

Ketua FCC dari kubu Trump, Brendan Carr, ikut memberikan dukungan terhadap seruan itu melalui platform X.

Ini bukan kali pertama Trump menyerang komedian acara larut malam. Pada September lalu, Jimmy Kimmel sempat ditangguhkan setelah mengomentari kematian aktivis konservatif Charlie Kirk. Saat itu Trump juga mengejek Kimmel sebagai “tidak berbakat”. Kimmel kembali tayang seminggu kemudian.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya