Berita

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN Athari Gauthi Ardi (Dokumen pribadi Athari)

Politik

Komisi VII DPR Dorong KUR Lebih Mudah Diakses tanpa Syarat Rumit

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 09:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi, menekankan pentingnya membuat Kredit Usaha Rakyat (KUR) lebih inklusif dan mudah diakses pelaku UMKM. 

Ia menyoroti kendala banyak usaha kecil yang kesulitan mendapatkan pembiayaan karena bank masih meminta jaminan tambahan.

“Daripada membebani dengan agunan, bank, terutama BUMN, sebaiknya memperkuat survei kelayakan usaha dan menilai karakter calon debitur,” ujar Athari kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 18 November 2025.


Banyak pelaku UMKM memiliki usaha potensial namun tidak mempunyai aset tambahan untuk dijadikan agunan sehingga terhambat memperoleh pembiayaan.  Karena itu, penilaian berbasis kelayakan usaha dan karakter dinilai lebih relevan untuk melihat kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola dan mengembalikan kredit.

Dengan model asesmen tersebut, bank dapat tetap menjaga kualitas pembiayaan tanpa mengorbankan akses masyarakat kecil.

Selain itu, ia mendorong penyederhanaan prosedur, percepatan administrasi, dan transparansi dalam pengajuan KUR. Menurutnya, sistem yang rumit justru menghambat tujuan KUR sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Kami ingin KUR benar-benar menjadi sarana inklusif untuk membantu UMKM berkembang, bukan terhalangi oleh persyaratan yang menyulitkan,” kata Athari.

Lebih lanjut, Athari sebagai Anggota Komisi VII DPR RI memastikan akan terus mengawal kebijakan penyaluran KUR agar semakin berpihak kepada pelaku UMKM dan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya