Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Saham Asia Loyo Pagi Ini, Investor Menahan Diri

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia pagi ini melemah, mengikuti tekanan dari penurunan indeks acuan di Wall Street dan Eropa. Sentimen investor masih hati?hati jelang rilis data ekonomi AS yang sempat tertunda akibat shutdown, serta risalah rapat FOMC dan laporan kinerja perusahaan teknologi besar seperti?Nvidia. 

Beberapa pergerakan indeks utama

Indeks ASX 200 (Australia) turun signifikan sebesar 0,76 persen. Indeks berlanjut anjlok 1,29 persen atau 111,70 poin ke 8.524,7


Indeks Kospi (Korea Selatan) dibuka melemah 0,64 persen, didorong kekhawatiran penurunan valuasi saham teknologi, dan berlanjut turun 1,57 persen ke posisi 4.024,98

Indeks Nikkei 225 (Jepang) terperosok 2,06 persen atau 1.036,10 poin ke level 49.287,81, setelah investor mencatat perlambatan ekonomi Jepang, memicu kekhawatiran penurunan pertumbuhan

Secara lebih luas, kekhawatiran global tentang valuasi saham teknologi, terutama yang terkait AI, makin mengganjal sentimen pasar Asia. 

Investor tampak menahan langkah sambil menunggu hasil data tenaga kerja AS serta risalah FOMC yang bisa memberikan petunjuk arah suku bunga bank sentral AS berikutnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya