Berita

Dapur umum yang dibangun Kemensos dan Tagana di Banjarnegara, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Kemensos Kirim Bantuan dan Dirikan Dapur untuk Korban Longsor Banjarnegara

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 18:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan logistik dan mendirikan dapur umum untuk korban terdampak longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

"Kami sudah berkoordinasi dan melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan, bantuan logistik juga telah didistribusikan kepada korban terdampak,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Senin, 17 November 2025.

Adapun bantuan logistik yang telah didistribusikan Kemensos antara lain makanan siap saji 300 paket, lauk pauk siap saji 200 paket, makanan anak 120 paket, tenda gulung 50 lembar, tenda keluarga 5 unit, Kasur 50 lembar, tenda serbaguna 1 unit, selimut 150 lembar, family kit 80 paket, kids ware 80 paket, dan beras 2 ton.


“Distribusi bantuan logistik Kemensos kepada warga terdampak dikirim melalui gudang Dinsos Provinsi Jateng dan gudang Dinsos Kabupaten Banjarnegara,” ujar Gus Ipul.

Bersama Dinsos dan Tagana Banjarnegara, Kemensos mendirikan dapur umum di halaman Kantor Kecamatan Pandanarum untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak dan relawan yang berada di posko pengungsian.

Longsor ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 10 orang luka-luka. BPNP memperkirakan masih ada 27 orang lain yang tertimbun longsor dan masih dalam proses pencarian.

Sebanyak 823 warga terpaksa mengungsi ke tiga titik pengungsian, yaitu Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Pringamba, dan GOR Desa Baji. Sementara itu, kerugian materil akibat bencana ini yaitu 30 rumah tertimbun longsor dan 195 rumah lainnya terancam tertimbun.

Longsor terjadi pada Sabtu, 15 November 2025 diakibatkan hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Hujan ekstrem ini menyebabkan tebing di hutan pinus longsor dan menimpa permukiman warga di RT 01 sampai RT 04, RW 03, Dusun Situkung, Desa Pandanarum.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya