Berita

Mantan Presiden RI Joko Widodo. (Foto: RMOL)

Politik

Bakal Turun Gunung, Jokowi Satu-Satunya Aset PSI

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengungkapkan bahwa mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah berjanji membantu perjuangan PSI untuk menghadapi Pemilu 2029. 

Menurut Ali, Jokowi bahkan siap turun langsung ke daerah-daerah demi mendongkrak suara partai berlambang mawar tersebut.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai pernyataan itu sebagai sinyal kuat bahwa posisi politik Jokowi semakin dekat dengan PSI. Ia menyebut PSI memang sangat mengandalkan Jokowi sebagai kekuatan utama mereka.


“Ya PSI memang punya apa selain punya Jokowi? Massanya masih ada, tapi kan di 2029 beda dengan 2024,” katanya kepada RMOL, Senin, 17 November 2025.

“Jadi kalau Ahmad Ali bilang Jokowi akan turun gunung buat PSI, ya memang PSI punya siapa lagi selain Jokowi. Kan nggak ada. Masa Kaesang Pangarep? Ya enggaklah. Jokowi pasti andalan,” lanjutnya.

Menurut sosok yang akrab disapa Hensat itu, jika benar Jokowi terjun langsung membantu PSI, maka itu berarti Jokowi tak lagi berada di posisi netral.

“Dia nggak bisa lagi berada di tengah dan seolah tidak terlibat dengan PSI. Kalau memang benar mau turun gunung buat PSI,” ujarnya.

Namun dukungan Jokowi kepada PSI, kata Hensat, juga datang dengan risiko politik. Ia menilai kedekatan Jokowi dengan satu partai akan membuat partai-partai lain menjauh.

“Kalau Jokowi turun gunung buat PSI otomatis partai politik lain juga akan menjauh dari Jokowi. Itu konsekuensi logis,” katanya.

Founder lembaga survei Kedai Kopi itu mempertanyakan apakah Jokowi benar-benar telah memberi konfirmasi langsung atas klaim yang disampaikan Ahmad Ali.

“Jadi maksud saya, pada saat Ahmad Ali ngomong Jokowi akan turun gunung, Jokowi sudah konfirmasi belum? Tapi kalau dia turun gunung, ya memang PSI cuma punya Jokowi,” tegasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya