Berita

Ketum Projo, Budi Arie Setiadi (Dokumen RMOL)

Politik

APH Tak Perlu Takut Proses Budi Arie yang Sudah Tidak Punya Backing Penguasa

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 10:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aparat penegak hukum (APH) seharusnya tidak ragu mengusut dugaan keterlibatan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dalam kasus judi online (judol), karena saat ini ia sudah tidak memiliki backing penguasa.

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, Budi Arie baru-baru ini ditolak oleh Partai Gerindra. 

"Selama ini dia berlindung di bawah kekuasaan Jokowi. Saat dia mencoba bergabung dengan Gerindra, akar rumput di berbagai daerah menolak. Ini menunjukkan bahwa Budi Arie bukan siapa-siapa lagi,” ujar Muslim kepada RMOL di Jakarta, Senin 17 November 2025. 


Penolakan dari akar rumput juga menjadi pertimbangan bagi Prabowo Subianto untuk tidak menerima Budi Arie. 

“Selama ini Budi Arie tidak tersentuh hukum karena dilindungi oleh Jokowi. Kini dia sudah kehilangan perlindungan itu. Bahkan pengaruh Projo pun sudah menurun,” kata Muslim.

Karena itu, Muslim menegaskan, Kepolisian seharusnya berani memproses dugaan keterlibatan Budi Arie dalam kasus judol tanpa takut atau ragu. 

“Statusnya yang kini tidak berafiliasi dengan penguasa memberi ruang bagi hukum untuk berjalan,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya