Berita

Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Pengamat:

Budi Arie Ditolak Gerindra-PSI karena Kasus Judi Online

MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 19:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Latar belakang kasus hukum dinilai menjadi pertimbangan utama sejumlah partai politik menutup ruang bagi mantan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi untuk bergabung.

Belum lama ini, Budi Arie yang ingin bergabung ke Gerindra secara terang-terangan ditolak pengurus daerah. Pun demikian dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tidak tertarik merekrut Ketua Relawan Projo itu. 

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, fenomena ini terjadi lantaran Budi Arie sedang dibayangi isu hukum. Budi Arie yang pernah menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika beberapa kali disebut dalam sidang kasus pengamanan situs judi online (judol).


"Penolakan terhadap Budi Arie dari Gerindra maupun PSI merupakan sinyal kuat bahwasannya dia ikut andil dalam judol," kata Hari kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 16 November 2025.

Apalagi, kata Hari, ada fakta persidangan yang menyebutkan keterlibatan Budi Arie saat menjabat Menkominfo era Presiden Joko Widodo.

Maka dari itu, Hari berharap status "nganggur" Budi Arie yang sudah tidak punya jabatan strategis di pemerintahan bisa menjadi modal Polri untuk lebih berani mengusut kasus hukum yang menjeratnya.

"Budi Arie sudah dipanggil dan diperiksa sudah hampir setahun. Jangan sampai pemeriksaan Budi Arie sekadar formalitas saja," pungkasnya.  

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya