Berita

PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Reuters)

Dunia

Putin dan Netanyahu Teleponan Bahas Gaza

MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 09:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan panggilan telepon, Sabtu waktu setempat, 15 November sebagai 2025. 

Menurut pernyataan resmi Kremlin, perbincangan kedua pemimpin membahas perkembangan terbaru di kawasan Timur Tengah, termasuk situasi di Gaza, program nuklir Iran, serta kondisi keamanan di Suriah. 

Dikatakan bahwa Putin sendiri yang menginisiasi percakapan tersebut dan menekankan pentingnya menghindari eskalasi lebih lanjut di kawasan.


“Presiden Putin menyoroti perlunya semua pihak menahan diri dan mencegah ketegangan semakin meluas,” demikian pernyataan singkat Kremlin, seperti dimuat Times of Israel. 

Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel (PMO) mengonfirmasi adanya sambungan telepon tersebut. Dalam rilis terpisah, PMO menyebut pembicaraan antara kedua pemimpin berlangsung dalam konteks situasi regional yang dinamis. 

“Percakapan itu membahas isu-isu kawasan,” kata PMO tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Netanyahu disebut telah menyampaikan pandangannya terkait keamanan Israel dan perkembangan di Gaza. 

Meski tidak disebutkan secara detail, PMO menyatakan bahwa percakapan itu merupakan kelanjutan dari komunikasi intens antara kedua pemimpin dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam laporan itu, baik Moskow maupun Tel Aviv tidak merinci langkah konkret yang dibahas, namun keduanya menekankan pentingnya stabilitas di Timur Tengah.

“Dialog semacam ini sangat penting untuk memahami dinamika regional,” ujar seorang pejabat Israel yang enggan disebutkan namanya.

Hubungan Rusia dan Israel diketahui sedang berada dalam fase sensitif, terutama menyangkut operasi militer Israel di Gaza dan sikap Moskow terhadap Iran serta Suriah. Namun, percakapan ini menunjukkan bahwa jalur diplomasi tetap terbuka.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya