Berita

Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi jenazah korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Basarnas)

Nusantara

Ditemukan Delapan Jenazah Korban Longsor Cilacap

MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 01:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi total delapan korban jiwa dalam keadaan meninggal dunia hingga hari ketiga pencarian korban bencana alam tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu 15 November 2025.

Operasi yang dimulai sejak Kamis 13 November 2025 terus dilakukan tanpa henti di lokasi terdampak, meskipun dihadapkan pada tantangan berat berupa kondisi tanah yang labil dan cuaca yang tidak menentu.

SAR Mission Coordinator (SMC) Muhamad Abdullah mengatakan, penemuan korban di worksite A-2 di antaranya Muhamad Hafiz (6) pada pukul 10.06 WIB, Nur Isnaini (30) pukul 10.44 WIB, dan Asmanto (70) dengan body partpada pukul 11.37 WIB dan 14.40 WIB. 


Kemudian di worksite A-3 di antaranya Dani Setiawan (29) ditemukan pukul 13.45 WIB, Rizky Pratama Ramadhan (9) pukul 13.43 WIB, Febriansyah (5) pukul 13.39 WIB, dan Santini (28) pukul 13.39 WIB. Sedangkan di worksite A-1 ditemukan Rusyanto (60) pukul 14.21 WIB.

Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Majenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Dengan telah ditemukannya delapan orang, maka survivor yang masih dalam pencarian sebanyak 12 orang. 

“Kendala yang didapatkan dalam pelaksanaan operasi pencarian ini yaitu material longsoran yang sangat tebal dan luas, serta cuaca yang tidak menentu," kata Abdullah dikutip dari RMOLJateng.

Sementara pada Minggu besok pencarian tetap akan fokus menggunakan alat berat dan anjing pelacak. 

"Semoga 12 survivor dapat segera ditemukan," tutup Abdullah.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya