Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Menkeu Purbaya Ungkap Ada K/L yang Gagal Serap Anggaran 2025, Rp3,5 Triliun Dikembalikan

SABTU, 15 NOVEMBER 2025 | 13:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya sejumlah kementerian/lembaga (K/L) yang gagal membelanjakan pagu anggaran 2025 dan memilih mengembalikannya ke kas negara. Total dana yang sudah dikembalikan mencapai sekitar Rp3,5 triliun.

Purbaya mengatakan pihaknya masih mengevaluasi kinerja penyerapan anggaran K/L menjelang akhir tahun. Sejumlah K/L disebut masih mengejar target realisasi belanja sesuai rencana, sementara sebagian lainnya justru angkat tangan.

"Ada juga beberapa (K/L) yang sudah nyerah, mengembalikan uang ke kita. Kita hitung-hitung ada Rp3,5 triliun yang dibalikin sampai dengan sekarang karena mereka enggak mampu belanjain," ujar Purbaya dalam Media Briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat 14 November 2025.


Saat ditanya lebih jauh, Purbaya menolak membeberkan identitas K/L yang menyerah tersebut. "Ah, itu rahasia," katanya singkat.

Ia menjelaskan bahwa persoalan serapan anggaran kini berada dalam pantauan Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) yang diluncurkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada 22 Oktober lalu. Salah satu anggota satgas itu adalah Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya