Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Dolar AS Menguat saat Pasar Cemas Menanti Kebijakan The Fed

SABTU, 15 NOVEMBER 2025 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS di pasar uang New York menguat pada penutupan perdagangan Jumat 14 November 2025 waktu setempat.

Penguatan ini, didukung pemulihan pasar saham dan evaluasi ulang mendalam terhadap kebijakan suku bunga The Fed. 

Indeks Dolar (DXY), yang mengukur kekuatannya terhadap mata uang utama, naik tipis 0,07 persen ke level 99.31. Penguatan ini terutama terasa terhadap Euro, yang melemah 0,12 persen menjadi 1.1617, sementara Dolar bergerak mendatar terhadap Yen di 154.52.


Kenaikan Dolar terjadi di tengah pemulihan pasar saham AS dari tekanan jual tajam sebelumnya. Namun, suasana pasar tetap diliputi kecemasan ganda: kekhawatiran tentang valuasi saham yang dianggap terlalu tinggi dan ketidakpastian mendalam mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed).

Saat ini, hanya 41 persen peluang The Fed memangkas suku bunga pada Desember. Analis mencatat, Pasar menjadi tidak sinkron karena minimnya data dan reaksi berlebihan terhadap pernyataan pejabat The Fed. Volatilitas pasar diperkirakan akan meningkat kembali pekan depan seiring dimulainya rilis data ekonomi AS yang tertunda.

Sementara itu, Poundsterling anjlok 0,24 persen ke level 1.3158) setelah adanya laporan pembatalan rencana kenaikan pajak penghasilan oleh PM Inggris Keir Starmer.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya