Berita

Pabrik K.R Pfiffner. (Foto: Machineseeker)

Dunia

Terdampak Tarif

Produsen Mesin Swiss Alihkan Produksi ke Amerika

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 20:03 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Tekanan tarif impor Amerika Serikat mulai memicu relokasi industri di Swiss. 

Produsen mesin presisi K.R. Pfiffner, yang sudah beroperasi lebih dari tiga dekade, mengonfirmasi bahwa sebagian teknologi dan produksi mulai dialihkan ke fasilitas pabrik induknya, FFG, di Amerika Serikat.

CEO Pfiffner Andreas Ewald mengatakan langkah itu terpaksa diambil setelah tarif 39 persen yang diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Agustus 2025 membuat pesanan dari pasar AS runtuh. 


“Itu mematikan bisnis apa pun,” kata Ewald dikutip dari Reuters, Jumat, 14 November 2025.

Tarif dan pelemahan dolar membuat produk Pfiffner menjadi sekitar 50 persen lebih mahal bagi pembeli AS.

Perusahaan itu kini berada di titik kritis. Dari 105 pekerja, sebanyak 80 akan diberhentikan pada tahun depan, termasuk Norbert Steuer, 59 tahun, yang sudah lebih dari 30 tahun bekerja di Pfiffner.

“Selalu ada pembicaraan bahwa pekerja dicari, tapi apakah mereka mau mempekerjakan yang berusia 59 tahun?” ujarnya.

Relokasi sebagian produksi ini terjadi di tengah lesunya industri otomotif Eropa, pasar utama Pfiffner di luar AS. 

Permintaan melemah akibat perlambatan ekonomi China dan PHK besar-besaran di Mercedes-Benz, Bosch, dan Continental. 

Sepanjang tahun hingga Juni, industri Jerman sudah kehilangan lebih dari 114.000 pekerjaan, empat kali lipat dari tahun sebelumnya.

Langkah Pfiffner menambah kekhawatiran bahwa lebih banyak perusahaan Swiss akan mengikuti jejak yang sama jika tarif tinggi tidak diturunkan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya