Berita

Mobil Limosin hitam yang membawa Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Presiden Prabowo dan Raja Yordania Satu Mobil Menuju Istana

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 16:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Abdullah II ibn Al Hussein, terlihat menaiki mobil limosin hitam yang sama saat bertolak dari Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 14 November 2025.

Berdasarkan pantauan RMOL, kendaraan kepresidenan itu bergerak meninggalkan area bandara sekitar pukul 16.30 WIB dengan pengawalan ketat.

Puluhan pasukan motoris tampak berjaga di bagian depan dan belakang, memastikan perjalanan kedua pemimpin negara berlangsung aman dan lancar.


Memasuki area sekitar Monas, suasana semakin meriah. Ratusan siswa sekolah menengah atas berbaris rapi di sepanjang jalan, melambaikan tangan dan mengekspresikan antusiasme mereka terhadap kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II.

Tak lama kemudian, iring-iringan kendaraan melintasi pasukan berkuda yang berdiri tegap di sisi jalan. Pasukan itu kemudian bergabung dalam formasi, menambah kemegahan konvoi hingga mendekati gerbang Istana Merdeka.

Setibanya di kompleks istana, sambutan serupa kembali terlihat. Ratusan siswa sekolah dasar sudah menunggu sambil memegang bendera kecil Yordania dan Indonesia. 

Ketika limosin yang ditumpangi Prabowo dan Raja Abdullah II melintas, para siswa serempak mengibarkan bendera dan meneriakkan ucapan selamat datang.

Keduanya kemudian turun dari kendaraan dan berjalan berdampingan menuju mimbar upacara. 

Di hadapan mereka, pasukan jajar kehormatan telah siap memberikan penghormatan dalam prosesi penyambutan resmi yang menandai dimulainya agenda kenegaraan Raja Abdullah II di Indonesia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya