Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)
Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)
Langkah ini diambil setelah penipuan berkedok investasi itu diperkirakan merugikan warga AS hampir 10 miliar Dolar AS per tahun.
Departemen Kehakiman AS (DoJ) menyebut jaringan kriminal tersebut mengoperasikan ribuan akun palsu dari kompleks-kompleks penipuan di Kamboja, Laos, dan Myanmar. Banyak dari pusat operasi ini dikelola kelompok kriminal atau milisi lokal, dan sebagian pekerjanya merupakan korban perdagangan manusia yang dipaksa menipu orang asing melalui media sosial.
Populer
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Selasa, 15 September 2026 | 10:24
Selasa, 15 September 2026 | 10:15
Selasa, 15 September 2026 | 10:10
Selasa, 15 September 2026 | 10:05
Selasa, 15 September 2026 | 10:05
Selasa, 15 September 2026 | 10:02
Selasa, 15 September 2026 | 09:57
Selasa, 15 September 2026 | 09:48
Selasa, 15 September 2026 | 09:44
Selasa, 15 September 2026 | 09:40