Berita

Sekretaris Fraksi Demokrat, Lazarus Simon Ishak. (Foto: Humas Fraksi Demokrat)

Politik

Demokrat Kritik Gaya Ketua DPRD DKI saat Pimpin Sidang

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta menyoroti gaya kepemimpinan Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, saat memimpin sidang pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2026 pada Rabu, 12 November 2025.

Sekretaris Fraksi Demokrat, Lazarus Simon Ishak, menilai cara Khoirudin memimpin sidang terkesan kurang menghargai prinsip musyawarah. Ia menilai, suasana sidang yang seharusnya menjadi ruang deliberatif justru tampak tegang dan terburu-buru.

“Jujur saja, sebagai anggota baru di DPRD, saya melihat ini tontonan yang tidak mendidik. Kepemimpinan Ketua DPRD saat ini sangat arogan, tidak menghargai anggota dewan lainnya. Ini sangat buruk,” ujarnya, Kamis, 13 November 2025.


Dalam sidang tersebut, sejumlah anggota dari Fraksi PAN, Gerindra, dan PSI sempat menyampaikan interupsi terkait penolakan terhadap pengurangan anggaran sebesar Rp300 miliar untuk program pangan murah. Namun, interupsi itu tak mendapat ruang pembahasan lebih lanjut.

Menurut Lazarus, pimpinan seharusnya memberikan kesempatan kepada seluruh anggota untuk menyampaikan pandangan sebelum keputusan diambil.

“Saat pimpinan bertanya apakah Ranperda 2026 ini disetujui, ada anggota yang jelas menyatakan tidak setuju. Tapi tanpa perhitungan suara, palu langsung diketok. Kalau dia bijak, seharusnya minta Setwan menghitung dulu berapa yang setuju dan berapa yang menolak,” jelasnya.

Lazarus menegaskan, tindakan tersebut bukan hanya melanggar etika persidangan, tetapi juga mengabaikan aspirasi rakyat yang diwakili para anggota DPRD. Ia mengingatkan agar Ketua DPRD tidak menjadikan Gubernur sebagai tameng dalam menghadapi kritik.

“DPRD bukan perusahaan pribadi. Ketua itu konduktor, bukan bos. Tugasnya menyatukan irama, bukan mematikan nada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lazarus menilai gaya kepemimpinan seperti itu bisa memicu krisis kepercayaan di internal DPRD. Ia bahkan membuka peluang adanya mosi tidak percaya jika sikap pimpinan tak berubah.

“Arah pembicaraan teman-teman fraksi sudah ke sana. Kalau begini terus, bukan tidak mungkin mosi tidak percaya diajukan,” tegasnya.

Ia juga menyindir jalannya sidang yang terkesan hanya formalitas.

“Kalau keputusan diambil sepihak, buat apa kami hadir? Kami datang untuk menyampaikan sikap, bukan hanya untuk dilihat,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya