Berita

(Tengah) Asisten Sekretaris Jenderal ASEAN, Nararya S. Soeprato dan Dubes Kuba di Jakarta Dagmar Gonzales Grau (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Dubes Kuba Apresiasi Dukungan ASEAN terhadap Penghapusan Blokade AS

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 19:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Kuba untuk Indonesia Dagmar Gonzales Grau menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan konsisten negara-negara ASEAN terhadap upaya mengakhiri blokade ekonomi, keuangan, dan perdagangan yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Kuba. 

Hal tersebut ia sampaikan dalam peringatan lima tahun penandatanganan Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) antara Kuba dan ASEAN di Hotel Ciputra Jakarta, Rabu, 12 November 2025,

“ASEAN telah mendukung, dari tahun ke tahun, resolusi yang diajukan Kuba di Majelis Umum PBB tentang perlunya mengakhiri blokade tersebut, dan solidaritas ini tidak kami lupakan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa penandatanganan TAC bukan hanya gestur simbolis, melainkan pernyataan prinsip yang menegaskan komitmen Kuba terhadap multilateralisme dan penyelesaian konflik secara damai.

“Langkah yang kami ambil pada 10 November lima tahun lalu adalah momen bersejarah yang menandai dimulainya babak baru dalam hubungan dengan ASEAN, berdasarkan rasa saling menghormati, solidaritas, dan kerja sama damai,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Dubes juga memaparkan 17 gagasan proyek yang diajukan Kuba untuk memperkuat kerja sama konkret dengan ASEAN di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan penanggulangan bencana. 

Menurutnya, Kuba juga membuka peluang kolaborasi di sektor ekonomi dan perdagangan, termasuk bidang bioteknologi, pariwisata, pertanian, serta energi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya