Berita

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Gotong Royong BPJS Kesehatan Dapat Penghargaan Setara Nobel

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 19:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

BPJS Kesehatan menjadi satu-satunya lembaga Indonesia yang masuk nominasi penghargaan internasional bergengsi setara Nobel di bidang kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyebut pengakuan itu datang dari asosiasi kesehatan global yang berbasis di London, Inggris.

“Pagi tadi dari London sudah diumumkan. BPJS Kesehatan masuk nominasi Nobel bidang kesehatan,” ujar Ghufron di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 November 2025.


Ia menilai pencapaian tersebut merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap sistem gotong royong yang menjadi roh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Ini karya bangsa. Nilai gotong royong yang saling membantu itu yang membuat BPJS unik dan diakui,” katanya.

Program JKN yang kini menjangkau lebih dari 282 juta peserta dinilai sebagai model perlindungan sosial yang berkelanjutan di negara berkembang. 

Menurut Ghufron, prinsip solidaritas sosial dalam sistem pembiayaan kesehatan Indonesia jarang ditemukan di negara lain.

“BPJS adalah contoh bahwa solidaritas sosial bisa menjadi kekuatan sistem kesehatan nasional. Itu yang membuat dunia menaruh perhatian,” tegasnya.

Dia menambahkan bahwa pengakuan internasional ini sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat keberlanjutan program JKN ke depan.

"Sustainabilitas itu yang harus kita jaga agar gotong royong terus hidup,” pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya