Berita

Ilustrasi personel Polri.

Presisi

Survei Litbang Kompas:

Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik Jadi 76,2 Persen

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan tren positif. 

Berdasarkan hasil survei terbaru Litbang Kompas yang dilakukan pada Oktober 2025, Polri meraih tingkat kepercayaan publik sebesar 76,2 persen, gabungan dari kategori “sangat percaya” dan “percaya”.

Kenaikan ini menandai pemulihan citra Korps Bhayangkara setelah sempat menurun akibat kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025. Hasil survei menunjukkan bahwa kepuasan dan persepsi publik terhadap Polri kini kembali menguat.


Dalam laporan resminya, Litbang Kompas menilai peningkatan ini tidak lepas dari pengelolaan komunikasi strategis pasca terjadinya kerusuhan pada bulan Agustus 2025 lalu yang dilakukan secara terbuka dan cepat oleh institusi kepolisian.

Langkah Polri yang dinilai berhasil antara lain adalah keterbukaan terhadap evaluasi eksternal, penanganan cepat terhadap korban dan keluarga korban kerusuhan, serta transparansi dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Selain itu, pembentukan Tim Reformasi Internal Polri juga disebut berperan penting sebagai jembatan antara tuntutan publik dan upaya pembenahan kelembagaan.

Litbang Kompas menegaskan, masyarakat kini menaruh harapan besar agar Tim Reformasi Internal Polri maupun Komite Percepatan Reformasi Polri tidak hanya menjadi simbol perubahan, melainkan benar-benar menjadi motor utama transformasi institusi kepolisian menuju tata kelola yang lebih profesional dan terpercaya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya