Berita

Ilustrasi (Foto: Doha News)

Bisnis

Toyota Tanam Investasi Tambahan Rp160 Triliun di Amerika

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Toyota Motor Corporation resmi memulai produksi di pabrik baterai baru di North Carolina, Amerika Serikat. Proyek besar senilai 13,9 miliar Dolar AS (sekitar Rp225 triliun) ini menjadi bagian dari langkah raksasa Jepang memperluas produksi kendaraan hybrid dan listrik di pasar Amerika.

Dalam pengumuman resmi pada Rabu 12 November 2025, Toyota juga mengkonfirmasi rencana investasi tambahan 10 miliar Dolar AS (sekitar Rp160 triliun) selama lima tahun ke depan di sektor manufaktur AS. Dengan tambahan tersebut, total investasi Toyota di AS akan melampaui 60 miliar Dolar AS.

“Selama lima tahun ke depan, kami akan menambah investasi 10 miliar Dolar AS untuk memperkuat kemampuan manufaktur kami di Amerika Serikat,” ujar Ted Ogawa, Presiden Toyota Motor Amerika Utara, dikutip dari Reuters, Kamis 13 November 2025.


Pabrik baru ini menjadi pabrik ke-11 Toyota di AS, berdiri di atas lahan seluas 749 hektar. Saat beroperasi penuh, fasilitas tersebut akan mampu memproduksi baterai hingga 30 gigawatt-jam per tahun dan mempekerjakan sekitar 5.000 orang. Baterai itu akan digunakan untuk model Camry, Corolla Cross, RAV4, serta kendaraan listrik baru tiga baris yang belum diumumkan.

Presiden AS Donald Trump sempat menyinggung rencana besar ini dalam kunjungannya ke Jepang bulan lalu. “Keluarlah dan belilah Toyota,” katanya, sambil memuji keputusan perusahaan Jepang itu untuk menambah investasi di Amerika.

Meski dikenal lambat dalam beralih ke kendaraan listrik penuh, Toyota kini agresif memperluas lini kendaraan hibrida dan plug-in hybrid. “Kami tahu tidak ada satu jalan tunggal menuju kemajuan,” kata Ogawa. 

“Itulah sebabnya kami tetap berkomitmen pada pendekatan multi-jalur, dari mesin bensin hemat bahan bakar, hibrida, hingga kendaraan listrik sel bahan bakar," ujarnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya