Berita

program Pertamina UMK Academy 2025. (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

Pertamina UMK Academy 2025 Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Lewat Pelatihan Tematik

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 11:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Pertamina (Persero) kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) melalui program Pertamina UMK Academy 2025. 

Tahun ini, ratusan peserta mendapatkan pelatihan tematik yang dirancang untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat daya saing mereka di pasar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Pertamina terus berinovasi agar program UMK Academy menjadi wadah efektif bagi pelaku usaha untuk naik kelas lebih cepat.


"Melalui pelatihan tematik ini diharapkan UMK dapat mengembangkan usaha sesuai sektornya, di mana mereka mendapatkan tambahan pengetahuan yang lebih spesifik, seperti untuk kelas fesyen lebih kepada trend mode, manajemen rantai pasok, dan lain-lain. Dengan demikian UMK lebih fokus dalam pengembangan usahanya, sehingga  siap bersaing dan menjadi pemimpin pasar di sektor usaha yang ditekuninya," ujar Baron lewat keterangan resminya, Kamis, 13 November 2025.

Pelatihan ini dibagi berdasarkan sektor usaha seperti craft, furniture, jewelry, food and beverage (F&B), agribisnis, jasa, teknologi, fashion, dan wastra. Setiap kelas menghadirkan mentor profesional yang memberikan teori sekaligus praktik langsung sesuai kebutuhan masing-masing bidang.

Beberapa pengisi materi antara lain Luthfia Fataty (pendiri dan Direktur Kreatif Pyo Jewelry), Stenly Hendi Avanda (pemilik Panda Food), Ahmad Tessario (pendiri Sirtanio Organik Indonesia dan Satu Atap Coworking Space Surabaya), serta Lisa Fitria (pengamat mode dan pendiri Indonesia Fashion Chamber).

Luthfia, yang membawakan pelatihan untuk sektor craft, furniture, dan jewelry, berbagi wawasan tentang membaca tren serta arah pasar 2026. Sementara Stenly Hendi menekankan pentingnya distribusi dan promosi digital di industri F&B.

Dampak positif pelatihan ini dirasakan langsung oleh peserta. Novita Hermawan, pemilik Agrominafiber, menuturkan bahwa pelatihan ini membuka wawasannya tentang tren desain global dan pemasaran digital.

“Pelatihan ini mendukung peningkatan kapasitas UMKM agar mampu menghasilkan produk yang punya daya saing internasional,” katanya.

Peserta lain, Dimita Agustin (owner Dara Baro), mengaku kini lebih paham menghitung ongkos produksi dan membuat lookbook serta line sheet untuk promosi fesyen.

“Kelas ini bukan cuma menambah ilmu, tapi juga membuka peluang baru untuk pengembangan brand saya,” ujarnya.

Sementara Achmad Em, pemilik Kopi Kalimantan, mendapatkan wawasan baru tentang inovasi produk dan strategi pengelolaan sumber daya manusia. Ia optimistis pengetahuan itu akan meningkatkan daya saing produknya di pasar kopi yang kian kompetitif.

Program Pertamina UMK Academy 2025 menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing global. Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, yang menekankan penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan industri kreatif, serta penumbuhan kewirausahaan melalui pelatihan dan akses permodalan.

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina juga menegaskan komitmennya terhadap target Net Zero Emission 2060, dengan terus mengembangkan program berdampak sosial dan ekonomi yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dan capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya