Berita

Petani garam warga Kampung Berseri Astra Les di Kabupaten Buleleng, Bali. (Foto: dokumentasi Astra)

Bisnis

Kampung Berseri Astra Les Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 04:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Indonesia bergantung pada kekuatan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Melalui inisiatif Kampung Berseri Astra Les di Kabupaten Buleleng, Bali Utara, Astra menghadirkan model sinergi yang mempertemukan kearifan lokal, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara selaras.

“Bagi Astra, pembangunan berkelanjutan berawal dari kolaborasi yang menghormati kearifan lokal. Melalui program Kampung Berseri Astra Les, kami ingin menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat dapat tercapai tanpa harus meninggalkan nilai-nilai budaya dan kelestarian alam,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu 12 November 2025.

Kampung Berseri Astra Les merupakan salah satu desa pesisir di Bali Utara yang berhasil mengelola potensi alam dan tradisi sebagai sumber penghidupan. Desa ini memadukan bentang alam yang subur, kawasan perbukitan, dan garis pantai panjang yang mendukung kegiatan pertanian, perikanan, hingga produksi garam palungan, produk unggulan yang kini menjadi ikon ekonomi lokal sekaligus simbol pelestarian tradisi.


Garam palungan Les dibuat melalui proses alami menggunakan batang kelapa dan sinar matahari, tanpa bahan tambahan. Dalam satu musim kemarau, masyarakat mampu memproduksi dua hingga tiga ton garam yang kini telah dipasarkan melalui BUMDes Giri Segara, menjangkau pasar di Pulau Jawa hingga Batam.

“Kami bekerja mengikuti ritme alam. Gunung memberi, laut menerima. Dari proses itu lahir garam yang lembut, gurih, dan membawa berkah bagi keluarga kami,” ujar Penggerak Kampung Berseri Astra Les, Nyoman Nadiana.

Sejak 2018, Astra mendampingi masyarakat Les melalui pelatihan kewirausahaan, digital marketing, pengemasan produk, serta pengelolaan homestay wisata. Astra juga membantu peningkatan infrastruktur desa wisata seperti perbaikan jalur menuju Air Terjun Les dan peningkatan kapasitas pengelola homestay, sehingga wisata berbasis komunitas dapat tumbuh tanpa kehilangan karakter tenang dan bersih yang menjadi ciri khas desa ini.

Kampung Berseri Astra Les juga dikenal dengan Air Terjun Les yang memiliki ketinggian hampir 30 meter, dikelilingi hutan tropis dan jalur trekking yang menantang. Di tepi pantai, pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan garam atau aktivitas nelayan yang berangkat melaut dengan perahu kecil. Saat ini terdapat lebih dari 20 homestay yang dikelola warga dan siap menerima tamu lokal maupun mancanegara, membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga di desa.

Atas konsistensinya menjaga budaya dan lingkungan, Kampung Berseri Astra Les meraih Juara Umum Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Pengakuan ini menegaskan bahwa desa kecil pun dapat menjadi contoh nyata pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Keberhasilan masyarakat Les menjaga tradisi dan menggerakkan ekonomi lokal didukung oleh pendampingan Astra yang dilakukan bersama warga secara berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, Astra menjadi mitra masyarakat dalam memperkuat potensi desa tanpa mengubah karakter aslinya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya