Berita

Ketua Umum ALFI sekaligus Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Siap Alihkan Jalur Logistik, ALFI Dukung Program Zero Odol 2027

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 13:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah untuk mewujudkan Zero Over Dimension Over Loading (Zero Odol) pada 2027.

Ketua Umum DPP ALFI yang juga Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Akbar Djohan, mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan guna mendukung kebijakan tersebut.

“Kami sangat apresiasi dengan program strategis Pak Menko (Agus Harimurti Yudhoyono) untuk mewujudkan program Zero Odol di tahun 2027. ALFI sebagai arsitek ekosistem rantai pasok nasional akan berkomitmen mendukung semua arahan Pak Menko, karena bottom line dari Zero Odol tidak lain adalah prinsip safety and security,” ujar Akbar dalam ALFI Convex 2025 di ICE BSD, Rabu 12 November 2025.


Akbar menegaskan, dukungan tersebut bukan sekadar wacana. Ia menyebut bahwa pada 18 November mendatang, pihak Krakatau Steel sendiri akan mulai melakukan pengiriman logistik menggunakan kereta api dari kawasan di Cilegon. 

“Kami tidak hanya omon-omon, insyaallah, kami sudah lakukan pengiriman memakai kereta api dari kawasan Krakatau Steel di Cilegon. Lalu juga kami sudah membangun konektivitas Kapal Roro untuk khusus penumpang dari Pelabuhan Panjang (Lampung) dan juga ke Pelabuhan Cigading (Cilegon),” tuturnya.

Akbar menyebut, pengiriman logistik dengan kereta api akan menggunakan gerbong datar milik KAI Logistik dengan kapasitas muatan di bawah 30 ton per gerbong.

Ia menambahkan, kerja sama ini bukan berbasis konsesi, melainkan bentuk sinergi dan kolaborasi antar-BUMN untuk mengalihkan beban transportasi dari jalan tol Merak ke jalur kereta.

“Ini bukan soal konsesi, tapi soal semangat kolaborasi. Kita bertahap akan shifting dari truk ke kereta api. Dampaknya signifikan, karena pemerintah setiap tahun mengeluarkan sekitar Rp43 triliun hanya untuk perawatan jalan akibat kerusakan dan beban berlebih,” tutur Akbar.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya