Berita

Ilustrasi (Foto: Kemenag)

Bisnis

Sertifikasi Halal Gratis: Bukti Kekuasaan Digunakan untuk Sejahterakan Rakyat

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 12:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan tegas kepada seluruh pemegang amanah di tingkat eksekutif dan legislatif agar selalu berpihak kepada rakyat serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Dalam arahannya di Hambalang, Presiden menegaskan bahwa kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk menebar kebaikan dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Kekuasaan harus digunakan untuk menebar kebaikan, menghapus kemiskinan, dan menegakkan kedaulatan. Sebab kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk berbuat baik bagi bangsa dan rakyat. Kita ingin Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujar Presiden Prabowo di Hambalang, baru-baru ini. 


Arahan ini diwujudkan melalui kebijakan pro-rakyat, salah satunya Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Program ini membuka kesempatan luas bagi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk memperoleh sertifikat halal tanpa biaya.

Program ini tidak hanya menjamin kehalalan produk, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi umat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu penerima manfaat program ini, Dian Lestari, sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) asal Malang, Jawa Timur, menuturkan kisah inspiratifnya.

Dengan insentif Rp150 ribu per sertifikat halal yang dihasilkan, ia dan lebih dari 107 ribu pendamping lainnya kini memiliki penghasilan stabil, bahkan banyak yang di atas UMR.

“Sekarang sudah lebih dari 10 juta produk bersertifikat halal, artinya jutaan keluarga Indonesia kini lebih tenang dan terlindungi. Program ini juga membuka jalan rezeki, lebih dari 107 ribu pendamping halal kini bisa meningkatkan kesejahteraannya,” ungkap Dian, dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 12 November 2025.

Selain meningkatkan kesejahteraan pendamping, sertifikat halal juga berdampak langsung pada pelaku usaha, seperti peningkatan omzet, di mana lebih dari tiga juta pelaku usaha mencatat kenaikan omzet karena produk mereka lebih dipercaya pasar, bahkan membuka peluang ekspor. Program ini juga menegakkan kedaulatan bangsa dengan memastikan setiap produk, termasuk impor, wajib bersertifikat halal, sehingga melindungi konsumen.

"Dengan halal, kita bukan hanya menjaga keyakinan, tapi juga sedang menebar kebaikan, membangun kesejahteraan, dan melindungi bangsa," tutup Dian, menegaskan peran Halal Indonesia untuk masyarakat dunia.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya