Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani (Foto: Dokumen Pribadi)

Dunia

Rosan Ungkap Rencana Pertemuan Prabowo dan Paul Keating di Sydney

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 11:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Australia, terdapat agenda pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Australia, Paul Keating. 

Kepada awak media, Rosan mengatakan bahwa selain menggelar pertemuan bilateral dengan PM Anthony Albanese, Presiden RI juga dijadwalkan bertemu dengan Keating yang selama ini dikenal sebagai salah satu sosok yang memberikan masukan strategis bagi Danantara.

“Ada tapi mungkin dengan direncanakan juga dengan Paul Keating itu juga akan ada pertemuan. Karena paul keating juga salah satu yang banyak memberikan masukan pada danantara jadi itu direncanakan ada agendanya,” ujar Rosan di Sydney, seperti dikutip Rabu, 12 November 2025.


Rosan menyebut hubungan Prabowo dan Keating sudah terjalin baik sejak lama. Pertemuan itu disebut akan menjadi wadah tukar pikiran strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia-Australia ke depan.

“Bapak Presiden juga sudah mengenal sangat baik (Paul Keating) ini lebih pada pertemuan tukar pikiran dan juga untuk saling memahami bagaimana bisa dengan masukan dari Paul Keating ini bisa mempererat hubungan antara Australia dan Indonesia ke depannya,” kata dia.

Rosan menjelaskan, kunjungan Presiden Prabowo ke Australia merupakan lawatan balasan atas kunjungan Perdana Menteri Anthony Albanese ke Jakarta beberapa bulan sebelumnya. 

Ia menambahkan, hubungan ekonomi kedua negara sebenarnya sudah berjalan baik melalui perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sejak 2020. Namun, potensi peningkatan masih sangat besar, terutama di bidang perdagangan dan investasi.

“Kita masih mengalami total perdagangan kurang lebih 15 juta dolar AS yang dimana kita msh mengalami defisit kurang lebih hampir 9 juta dolar AS," paparnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya