Berita

Sarwo Edhie Wibowo (kanan) saat menjabat Komandan RPKAD. (Foto: Okezone)

Politik

Demokrat Jatim:

Jasa Besar Sarwo Edhie Nyaris Terlupakan

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 04:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politisi senior DPD Demokrat Jawa Timur, Dr. Agusdono Wibawanto, menilai keputusan pemerintah menetapkan Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo sebagai Pahlawan Nasional merupakan langkah yang sangat tepat dan sudah semestinya diberikan sejak lama.

“Sudah tepat pemerintah memberikan penghargaan dan kehormatan kepada Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo. Selain pejuang yang sangat berjasa bagi Indonesia, beliau juga seorang negarawan sejati,” ujar Agusdono dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 12 November 2025.

Pengajar dari Universitas Wijaya Kusuma itu menjelaskan rekam jejak Sarwo Edhie yang panjang dan penuh kontribusi. 


Di dunia militer, Sarwo Edhie mencapai puncak karier sebagai Letnan Jenderal (bintang tiga). Sementara di ranah pemerintahan, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Duta Besar dan Ketua BP-7 Pusat pada era Orde Baru.

“Semua orang tahu, beliau benar-benar mengabdikan diri untuk republik ini. Jasa beliau besar dan nyaris terlupakan,” tegasnya.

Pengusaha asal Malang Raya itu juga menyampaikan rasa syukur atas keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kenaikan kehormatan menjadi jenderal bintang empat, sekaligus menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan 2025.

“Alhamdulillah, di masa Presiden Prabowo, beliau dianugerahi bintang empat kehormatan dan kini menjadi Pahlawan Nasional. Ini membuat kita bangga,” ucapnya.

Ia berharap pengakuan ini menjadi momentum untuk kembali mengenang pengabdian Sarwo Edhie dan menginspirasi generasi muda mengenai arti loyalitas, disiplin, dan dedikasi terhadap bangsa.


Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya