Berita

Uji kualitas air oleh Tim Investigasi Independen BGN di SPPG Bandung Barat, Jawa Barat. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

Seluruh SPPG Kini Diwajibkan Pakai Air Galon Kemasan Tersertifikasi

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kualitas air sering disebut-sebut sebagai penyebab terjadinya kasus insiden keamanan pangan usai mengonsumsi hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu.

Dari hasil analisis fisik, kimia, dan mikrobiologi pada air yang digunakan di 6 SPPG di Kabupaten Bandung Barat telah memenuhi syarat. 

Namun, Badan Gizi Nasional (BGN) tetap mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memasak hidangan MBG dengan air dari kemasan galon yang telah tersertifikasi.


“Padahal, hasil temuan kami di lapangan yang terkonfirmasi dari hasil uji laboratorium, menunjukkan bahwa air yang digunakan 6 SPPG di Bandung Barat, memenuhi syarat,” kata Ketua Tim Investigasi Independen BGN Arie Karimah Muhammad dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 11 November 2025.

Di Bandung Barat terdapat tujuh SPPG yang ditengarai menjadi sumber kasus insiden keamanan pangan. Hal itu usai puluhan hingga ratusan siswa mengalami berbagai gejala saat dirawat di rumah sakit.  

Kasus insiden keamanan pangan pertama di Kabupaten Bandung Barat terjadi pada 26 September 2025. Hidangan MBG berasal dari 3 SPPG, yakni SPPG Cipongkor Cijambu, SPPG Cipongkor Neglasari, dan SPPG Cihampelas. Hasil investigasinya sudah dilaporkan pada tanggal 17 Oktober lalu, dengan penyebab tingginya cemaran nitrit pada melon dan lotek.

Kasus insiden keamanan pangan selanjutnya melibatkan dua SPPG di Cisarua, yakni SPPG Cisarua Jambudipa pada 14 Oktober 2025, dan SPPG Cisarua Pasirlangu pada 15 Oktober 2025. 

“Dalam dua kasus ini, insiden tidak bisa dianalisis lebih lanjut karena tim investigasi independent tidak memperoleh data hasil uji laboratorium terhadap makanan yang disajikan,” jelas Arie. 

Ada temuan menarik dari hasil analisis fisik, kimia dan mikrobiologi air yang digunakan di 6 SPPG di Bandung Barat, yakni SPPG Cipongkor Cijambu, Cipongkor Neglasari, Cisarua Jambudipa, Cisarua Pasirlangu, Lembang Kayu Ambon, dan Lembang Cibodas 2. 

Analisis dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Bandung Barat, 23 Oktober 2025 dalam rangka memperoleh SLHS (Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi).
 
Ternyata, hasil analisis fisik, kimia dan mikrobiologi air yang digunakan di 6 SPPG di Bandung Barat itu semuanya memenuhi syarat. 

“Jadi soal kualitas air bersih di 6 SPPG itu sudah clear. Undebatable,” tegas Arie. 

Adapun air yang dipakai SPPG Cihampelas tidak memenuhi syarat untuk cemaran mangan dan zat besi, serta koloni bakteri Coliform.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya