Berita

Rilis BPS untuk inflasi daerah per Oktober 2025. (Foto: Youtube Kemendagri)

Bisnis

Empat Provinsi ini Miliki Tingkat Inflasi Tertinggi

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 00:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi di sejumlah daerah tingkat provinsi terbilang tinggi, karena berada di tingkat batas wajar yang telah ditentukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan perkembangan inflasi daerah dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025, secara daring yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Selasa, 11 November 2025.

Dia menjelaskan, target inflasi tahun 2025 yang ditentukan APBN berada pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen. Namun, terdapat 4 daerah yang mencatatkan inflasi di atas angka tersebut. 


"Berdasarkan inflasi tahun kalender Oktober 2025 menurut wilayah, terlihat bahwa ada 4 provinsi yang memang inflasi tahun kalendernya telah mencapai di atas 3,5 persen, yaitu Sumatera Barat, Riau, Aceh, dan Sulawesi Tengah," urai Amalia dikutip dari Youtube Kemendagri.

Ia menyebut Sumatera Barat menempati urutan pertama inflasi tertinggi dengan besaran mencapai 3,87 persen. Disusul urutan kedua Riau dengan inflasi sebesar 3,85 persen.

Kemudian di urutan ketiga, terdapat Aceh yang mencatatkan inflasi hingga 3,68 persen. Dilanjutkan urutan keempat yang diduduki Sulawesi Tengah dengan besaran inflasi 3,60 persen.

Amalia menyatakan 4 provinsi yang mengalami inflasi tahun kalender 2025 yang relatif tinggi itu, untuk Sumatera Barat memang dipicu harga komoditas cabai merah, emas perhiasan, mobil, kontrak rumah. 

"Lalu kalau di Riau yang mengalami inflasi year to date 3,85 persen, maka komoditas penyumbangnya adalah cabai merah, emas perhiasan, biaya kuliah," jelasnya.

Sementara, untuk di dua daerah lainnya yaitu Aceh dengan inflasi 3,68 persen dan Sulawesi Tengah yang inflasinya 3,60 persen, memang penyumbangnya adalah dari komoditas cabai merah dan emas perhiasan. 

"Beberapa provinsi lain yang mengalami inflasi year to date tinggi memang komoditas penyumbangnya nomor satunya cabai merah, kedua adalah emas perhiasan, ini konsisten di beberapa provinsi," pungkas Amalia.


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya