Berita

SMAN 72 Jakarta . (Foto: Kompas)

Politik

SMAN 72 Jakarta Belum Jalani Pembelajaran Tatap Muka

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 14:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses pembelajaran secara langsung atau tatap muka bisa kembali dilaksanakan SMAN 72 Jakarta setelah pihak kepolisian selesai melakukan pemeriksaan lapangan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan hingga kini SMAN 72 Jakarta masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau daring pasca insiden ledakan di sekolah tersebut pada Jumat 7 November 2025, yang menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka.

"Karena semua datanya sudah terambil oleh Polri, hal yang berkaitan dengan peristiwa dan proses belajar-mengajarnya apabila dilakukan secara langsung, sebenarnya sudah bisa. Kami memberikan kebebasan sepenuhnya kepada sekolah," kata Pramono di Gedung AA Maramis, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 11 November 2025.


Peserta didik SMAN 72 Jakarta menjalani pembelajaran daring dengan materi trauma healing. Pembelajaran secara jarak jauh diberlakukan hingga gedung sekolah dapat dipergunakan kembali.

"Berkaitan dengan proses belajar yang ada di SMAN Negeri 72, kami sudah memberikan kebebasan kepada Kepala Dinas Pendidikan.  Karena kemarin memang saya minta untuk daring dan ternyata sebagian murid malah ingin tetap secara langsung," ungkap Pramono.

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara terjadi saat khutbah Salat Jumat. Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut. 

Terduga pelaku meledakkan bom rakitan karena kerap menjadi korban perundungan (bullying).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya