Berita

Poster serial Pluribus (Foto: Apple TV+)

Hiburan

Dunia Dijangkiti Virus Kebahagiaan Pluribus

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 13:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Apple TV+ baru saja merilis serial Pluribus, karya terbaru dari Vince Gilligan, sosok jenius di balik Breaking Bad dan Better Call Saul. Serial fiksi ilmiah ini langsung menuai pujian luas dan disebut sebagai “salah satu acara paling cerdas dan menghibur tahun 2025”.

Dibintangi Rhea Seehorn, yang dulu mencuri perhatian sebagai Kim Wexler di Better Call Saul, Pluribus mengikuti kisah Carol Sturka, seorang novelis sinis yang tiba-tiba hidup di dunia di mana semua orang selalu bahagia. Sementara orang-orang di sekelilingnya tampak damai, Carol justru menjadi satu-satunya yang kebal terhadap “kebahagiaan massal” ini. Saat seorang pria misterius berbicara kepadanya lewat televisi, ia sadar ada sesuatu yang sangat salah dengan dunia.

Dikutip dari Rotten Tomatoes, Selasa 11 November 2025, serial ini menggabungkan gaya khas Gilligan -- campuran realisme, humor gelap, dan absurditas -- dengan elemen fiksi ilmiah ala The Twilight Zone dan Invasion of the Body Snatchers. Beberapa kritikus bahkan menyebut Pluribus sebagai perpaduan antara The Good Place dan The Leftovers, penuh sindiran sosial dan pertanyaan filosofis tentang kebebasan berpikir.


Kekuatan utama serial ini jelas ada pada penampilan Rhea Seehorn. Ia memerankan Carol dengan penuh kedalaman emosional: lucu, getir, dan manusiawi sekaligus. Banyak pengulas memprediksi perannya kali ini bisa mengantarkannya meraih Emmy pertamanya. “Seehorn benar-benar luar biasa,” tulis Slashfilm, “ia membuat setiap reaksi kecil terasa nyata.”

Dari sisi visual, Pluribus menampilkan sinematografi khas Gilligan: warna berani, komposisi presisi, dan arah kamera yang memperkuat nuansa aneh dunia Carol. Beberapa adegan bahkan dibuat tanpa dialog, namun tetap mampu menyampaikan ketegangan yang pekat.

Para kritikus sepakat bahwa Pluribus adalah tontonan wajib. Collider menyebutnya “bukti bahwa Gilligan terus berevolusi”, sementara The Times menilai serial ini “akan jadi bahan pembicaraan besar berikutnya di dunia streaming.” Meskipun ritmenya kadang lambat, Pluribus justru memikat lewat misteri dan cara penceritaannya yang penuh makna.

Dengan pesan penutup setiap episodenya -- “This show was made by humans” -- Pluribus terasa seperti sindiran halus terhadap era kecerdasan buatan, sekaligus perayaan terhadap kemanusiaan dan kebebasan berpikir.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya