Berita

Pedagang pasar tradisional. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

BI Prediksi Penjualan Eceran yang Tertekan akan Pulih Jelang Natal

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 11:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja penjualan eceran nasional kembali melemah pada September 2025. Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan ritel terkontraksi 2,4 persen secara bulanan (mtm), berbalik dari pertumbuhan 0,6 persen mtm pada Agustus 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan kontraksi tersebut berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) September 2025. Kondisi in tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) September 2025 yang tercatat sebesar 218,3, turun 2,4 persen dari bulan sebelumnya.

Sejumlah kelompok barang tercatat melemah, seperti Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (-2,2 persen mtm), Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya (-3,4 persen mrm), serta Subkelompok Sandang yang anjlok hingga (-19,2 persen mtm).


"Penjualan eceran pada September 2025 terkontraksi sebesar 2,4 persen mtm terutama dipengaruhi oleh penurunan pada Subkelompok Sandang," jelas Denny dalam keterangannya, Selasa 11 November 2025.

Namun, masih ada kelompok yang mencatatkan pertumbuhan. Penjualan Peralatan Informasi dan Komunikasi naik 1,2 persen mrm, sementara Suku Cadang dan Aksesori menguat 1,4 persen mtm.

Secara tahunan (yoy), kinerja ritel masih menunjukkan ekspansi 3,7 persen atau meningkat dibandingkan 3,5 persen yoy pada bulan sebelumnya. Kenaikan terutama terjadi pada kelompok Suku Cadang dan Aksesori (12,4 persen yoy), Makanan, Minuman, dan Tembakau (5,4 persen yoy), serta Barang Budaya dan Rekreasi (2,6 persen yoy).

Proyeksi Oktober Membaik

Sementara itu, BI memperkirakan perbaikan kinerja ritel pada Oktober 2025. Indeks Penjualan Riil (IPR) diproyeksikan tumbuh 4,3 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan 3,7 persen yoy pada September.

"Peningkatan penjualan eceran tersebut terutama bersumber dari kenaikan pertumbuhan penjualan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya," ujar Denny.

Secara bulanan, penjualan ritel juga diprediksi tumbuh 0,6 persen, ditopang meningkatnya permintaan menjelang persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025.

BI turut mengingatkan potensi kenaikan tekanan harga dalam beberapa bulan ke depan. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) untuk Desember 2025 diperkirakan mencapai 157,2 dan meningkat menjadi 172,5 pada Maret 2026. Angka tersebut lebih tinggi dari periode sebelumnya yang masing-masing berada di level 134,6 dan 169,2.

"Peningkatan tersebut sejalan dengan kenaikan permintaan saat HBKN Natal 2025 dan HBKN Idulfitri 2026," tandas Denny.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya