Berita

Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Gedung Putih dan temu Presiden Donald Trump usai dicopot dari daftar teroris AS. (Foto: AFP/HANDOUT)

Dunia

AS Longgarkan Sanksi Suriah Saat Trump Bertemu Al-Sharaa

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 11:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) memperpanjang keringanan sanksi terhadap Suriah selama enam bulan, bertepatan dengan kunjungan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa ke Gedung Putih pada Senin, 10 November 2025, waktu setempat. 

Pertemuan Al-Saharaa dan Presiden AS Donald Trump menandai upaya Damaskus memperbaiki hubungan dengan Barat setelah rezim Bashar al-Assad tumbang. Dalam pernyataan resmi, keduanya membahas cara memperkuat kerja sama ekonomi dan isu-isu regional.

Trump memuji al-Sharaa, yang dulu dikenal sebagai mantan komandan kelompok bersenjata. “Dia berasal dari lingkungan yang keras, dan dia orang yang keras. Saya menyukainya,” kata Trump, dikutip dari Al-Jazeera. Ia juga menyebut, “Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menjadikan Suriah sukses.”


Kementerian Keuangan AS menyebut pelonggaran sanksi ini sebagai upaya memberi “kesempatan bagi Suriah untuk menjadi besar kembali” dan membantu pembangunan ekonomi setelah perang panjang.

Al-Sharaa, yang pernah memimpin pemberontakan menggulingkan Assad tahun lalu, kini berupaya menampilkan citra baru Suriah yang moderat dan terbuka. Ia juga dikabarkan menjajaki kemungkinan kerja sama militer dengan koalisi internasional melawan ISIS.

Meski hubungan mulai mencair, kunjungan al-Sharaa ke Gedung Putih berlangsung sederhana tanpa konferensi pers atau penyambutan resmi. 

Namun, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa AS dan Israel sedang bekerja untuk berhubungan baik dengan Suriah dan mengisyaratkan akan ada pengumuman penting terkait hubungan kedua negara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya