Berita

Halaman depan gedung SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Foto: Kompas)

Presisi

Terungkap: Bom di SMAN 72 Jakarta Rakitan Siswa Sendiri

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 09:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengumumkan hasil penyelidikan terbaru terkait insiden ledakan bom di area Masjid SMAN 72 Jakarta Utara. 

Densus 88 memastikan bahwa bahan peledak merupakan bom rakitan sendiri (otodidak) yang dibuat oleh terduga pelaku yang ternyata adalah siswa di sekolah tersebut.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, membenarkan temuan ini. 


"Betul merakit sendiri," ujar Mayndra Eka kepada wartawan di Jakarta, Senin 10 November 2025. 

Lebih lanjut, Densus 88 mengungkap bahwa terduga pelaku membawa total tujuh bahan peledak ke SMAN 72 Jakarta. Sebanyak empat di antaranya meledak di dua lokasi yang berbeda. Sedangkan tiga peledak lainnya belum sempat digunakan dan langsung diamankan oleh petugas.

“Untuk jenisnya telah diketahui,” kata Mayndra tanpa merinci lebih lanjut,  Pihak Densus 88 menyarankan konfirmasi detail teknis diserahkan kepada Brimob Gegana atau Bidhumas Polda Metro Jaya.

Ledakan besar di SMAN 72 Kelapa Gading terjadi saat para siswa sedang melaksanakan salat Jumat, 7 November 2025.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, ledakan menyebabkan lebih dari 90 siswa mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya