Berita

Ilustrasi

Bisnis

Buka Suara Soal Isu Merger, GoTo: Belum Ada Kesepakatan

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 20:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka suara menanggapi rumor merger dengan Grab yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Manajemen menegaskan belum ada keputusan maupun kesepakatan terkait isu merger dua raksasa ride-hailing tersebut.

Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo, R.A. Koesoemohadiani, menjelaskan fokus perusahaan saat ini tetap pada eksekusi strategi bisnis dan tata kelola yang baik demi menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Hingga saat ini belum ada suatu keputusan ataupun kesepakatan terkait hal tersebut,” ungkap Koesoemohadiani dalam keterangannya pada Senin, 10 November 2025.


Namun, GoTo menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung kebijakan dan regulasi Pemerintah dalam penguatan ekosistem digital nasional. Termasuk bagi mitra pengemudi, pelaku UMKM, hingga konsumen.

“GoTo berkomitmen untuk senantiasa mendukung arahan dan kebijakan Pemerintah. Setiap langkah yang diambil oleh GoTo akan senantiasa patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan publik,” jelasnya.

Lebih lanjut, GoTo mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebagai bagian dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Koesoemohadiani menegaskan agenda tersebut tidak terkait aksi korporasi apa pun.

“Sebagai perusahaan publik, penyelenggaraan RUPSLB merupakan bagian dari tata kelola perusahaan yang baik dan tidak perlu menimbulkan kekhawatiran,” pungkasnya.

Sebelumnya, isu penggabungan GoTo dan Grab mencuat setelah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap kabar pertemuan antara kedua perusahaan dengan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat 7 November 2025.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya