Berita

Presiden PKS Al Muzammil Yusuf (Kedua dari kiri). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PKS Apresiasi Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Berperan Menumpas PKI
SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 18:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghormati keputusan pemerintah dalam pemberian gelar pahlawan nasional 
Presiden PKS Almuzammil Yusuf berpandangan bahwa dengan segala kekurangannya, Soeharto memiliki kontribusi terhadap bangsa.

“Pemerintah telah memilih yang terbaik tentu dengan seleksi yang panjang. Kita hormati mereka,” ujar Muzammil usai membuka Rakernas PKS di Palmerah, Jakarta Barat, Senin 10 November 2025.

Terlebih, kata Muzammil, jasa Soeharto dalam pembangunan dan perannya dalam penumpasan G30S/PKI sangat krusial. Menurutnya, jika saat itu Indonesia kalah, sila pertama Pancasila bisa saja hilang.

Terlebih, kata Muzammil, jasa Soeharto dalam pembangunan dan perannya dalam penumpasan G30S/PKI sangat krusial. Menurutnya, jika saat itu Indonesia kalah, sila pertama Pancasila bisa saja hilang.

“Jadi, kita harus mempertimbangkan secara integral,” kata Muzammil.

Lebih jauh, Muzammil berharap, momentum Hari Pahlawan menjadi momentum refleksi bagi kadernya untuk menjadi manusia “berpahala”. Ia berharap PKS juga bisa melahirkan pejabat publik yang berkontribusi besar bagi bangsa.

“Semoga PKS bisa menjadi kader pengurus pejabat publik yang menghadirkan kontribusi untuk bangsa dan negara,” pungkas Muzammil.

Sebelumyna, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh bangsa dalam upacara kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta pada Senin 10 November 2025.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya