Berita

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono melaksanakan prosesi tabur bunga di atas KRI Brawijaya, Senin, 10 November 2025. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

HARI PAHLAWAN

Kemensos dan TNI AL Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 15:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar upacara tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025, Senin, 10 November 2025.

Upacara berlangsung di atas geladak KRI Brawijaya (320) yang berlayar dari Dermaga 300 Pelabuhan Indonesia (Pelindo) ke perairan Teluk Jakarta. KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali bertindak sebagai inspektur upacara memimpin hening cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Usai hening cipta, prosesi dilanjutkan dengan penaburan bunga di laut sebagai simbol penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur. Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama.


"Kali ini pelaksanaan upacara di atas KRI Brawijaya, kapal baru yang baru datang dari Italia,” kata Laksamana Muhammad Ali.

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa upacara ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dengan pengorbanan besar demi kemerdekaan Indonesia.

“Kita terus menerus memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah berjuang dengan tulus ikhlas mengorbankan jiwa raganya untuk merebut kemerdekaan,” ujar Agus Jabo.

Ia menambahkan, makna Hari Pahlawan juga harus diwujudkan dengan meneladani semangat juang mereka dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu selaras dengan tema peringatan tahun ini, "Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan."

"Sebagai generasi penerus harus berjuang sekuat-kuatnya untuk mewujudkan cita-cita para pahlawan. Yaitu membangun Indonesia yang berdikari, adil-makmur, bahagia lahir dan batin,” tutur Agus Jabo.

Upacara turut dihadiri sejumlah anggota MPR dan DPR serta Panglima TNI periode 2022–2023, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya